Wednesday, January 5, 2011

Menambah Asupan Kalsium

Seperti jaringan lain dalam tubuh, tulang juga bergantung pada diet dan gaya hidup. Tulang merupakan tempat penyimpanan kalsium. Semakin banyak Anda simpan dan semakin sedikit yang ditarik di saat usia muda, maka akan semakin banyak persediaan saat memasuki usia tua.

Itu yang harus Anda lakukan, khususnya perempuan yang membutuhkan banyak kalsium untuk menutupi kehilangan kalsium saat melahirkan. Untuk itu, pilihlah makanan kaya kalsium dan hindari makanan yang justru menghambat penyerapan kalsium.


Berikut beberapa tips sederhana untuk menguatkan persediaan kalsium Anda:

1. Serat dari makanan tertentu bisa mengikat dan menghalangi penyerapan kalsium. Karena itu, ada baiknya menghindari mengonsumsi suplemen kalsium bersamaan dengan makanan yang kaya serat seperti, bayam, serta makanan kaya serat. Selain serat, stimulan seperti teh, kopi, alkohol, tembakau dan mineral seperti seng dan zata anti asam (antacid) juga mengganggu penyerapan kalsium. Karena itu, cobalah tidak mengonsumsi suplemen kalsium bersamaan dengan stimulan tersebut.

2. Konsumsi kalsium dengan cara membagi dua dosisnya. Dengan cara seperti ini, tubuh bisa menyerap kalsium dengan cara yang lebih baik. Selain itu, pilihlah kalsium sitrat dan calcium glycinate yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan bentuk suplemen lainnya.

3. Menurut para peneliti, lebih baik mengonsumsi sebagian besar suplemen kalisum setelah makan malam dibandingkan di pagi hari. Menurut peneliti, tubuh akan menyimpan kalsium dengan cara yang lebih baik saat beristirahat.

4. Jangan menggunakan zat anti asam (antacid) secara sembarangan. Antacid mengandung aluminium, mineral yang bisa mengurangi jumlah kalsium di dalam tubuh. Selain itu, kalsium akan diserap lebih baik saat lambung dalam kondisi yang tidak asam. Meskipun antacid bisa meredakan masalah lambung, tapi antacid juga mengganggu penyerapan kalsium. Ada baiknya mengubah pola diet untuk mengatasi masalah lambung. Dengan begitu, Anda tidak perlu menggunakan antacid.

5. Jangan lupa mengonsumsi suplemen vitamin C, sekitar 500 mg. Vitamin C akan membantu penyerapan kalsium.

6. Perbanyak konsumsi makanan yag kaya borium. Mineral satu ini juga bisa membantu penyerapan kalsium. Mineral ini banyak ditemukan pada kacang kedelai, kismis atau anggur kering, almond, kacang tanah, apel dan pir. Selain itu, ada baiknya juga menjaga keseimbangan vitamin D dan K, magnesium, fosfor dan silicon untuk membantu penyerapan kalsium.

7. Tetaplah aktif melakukan latihan fisik. Jika Anda kurang bergerak, tubuh akan dengan cepat kehilangan sejumlah besar kalsium, fosfor serta mineral lainnya. Perempuan yang berlatih secara teratur, terbukti mempunyai masa tulang yang lebih baik dibandingkan perempuan yang tidak.

8. Konsumsilah makanan yang kaya kalsium seperti biji wijen, keju, susu, tahu, kacang kedelai, sayuran hijau, rumput laut, jamur, serta makanan sumber kalsium lainnya. Meskpin Anda lebih suka mengonsumsinya secara alami, tidak ada salahnya juga memadukan dengan suplemen kalisum. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan dosis yang tepat.

9. Batasi asupan sodium dan hindari junk food. Bukan hanya untuk penyerapan kalsium, cara ini efektif mencegah berbagai jenis penyakit termasuk osteoporosis. Sebuah studi, seperti dikutip situs womenfitness, menunjukkan bahwa perempuan yang makan banyak junk food mempunyai massa tulang yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengikuti diet sehat.

10. Kurangi minuman bersoda. Soda dan minuman lain yang berkarbonasi mengandung fosfor yang tinggi. Karena itu, ada baiknya mengurangi asupan minuman ini untuk mengurangi risiko osteoporosis (rileks.com)

Thursday, December 2, 2010

Cara mencuci Rambut Yang Benar Untuk Menghindari Kerontokan

Mencuci rambut secara teratur berfungsi untuk menjaga rambut tetap bersih dan indah. Namun, bila salah dalam pencucian rambut bisa menyebabkan rambut rontok.

Berikut ini adalah beberapa tips dari stylish and trendy tentang cara mencuci rambut yang efisien untuk mengurangi kerontokan rambut.
  1. Basahi rambut seleuruhnya sebelum menerapkan shampo. Hal ini membuat bahan kimia yang ada pada shampo tidak langsung terserap oleh rambut.
  2. Ambil shampo secukupnya untuk membersihkan rambut. Hindari penggunaan shampo yang terlalu banyak karena malah bisa membuat rambut menjadi kering setela keramas.
  3. Oleskan pada rambut sambil memberi pijatan secara lembut dengan jari Anda. Fungsinya tidak hanya menghilangkan kotoran dan minyak di kulit kepala, juga dapat melancarkan peredaran darah pada kulit kepala yang dapat merangsang pertumbuhan rambut.
  4. Bilas shampo di rambut sampai bersih agar kandungan kimia tidak menempel pada rambut.
  5. Jika rambut Anda sangat kotor, kembali terapkan shampo, namun dengan takaran shampo yang lebih sedikit.
  6. Terapkan kondisioner pada ujung rambut dan diamkan tiga sampai lima menit, lalu bilas rambut.
  7. Biarkan kelebihan air pada rambut, jangan memutar rambut atau memelintirnya karena rambut akan rusak.
  8. Ambil handuk, lalu tekan-tekan rambut pada handuk. Jangan menggosoknya, karena gesekan akan membuat rambut rusak.
  9. Hindari menyisir rambut saat rambut sedang basah, karena pada saat itu, rambut sangat rapuh.
  10. Hindari mengeringkan rambut dengan alat pengering rambut (hairdryer). Keringkan rambut secara alami.
  11. Jika Anda melakukan blow dry, pastikan Anda melakukannya secara hati-hati. Rambut jangan ditarik terlalu keras dengan sisir blow.
Selamat mencoba!
http://www.wolipop.com